• An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Semarang - dodoljenangmubarok.com, Kedatangannya di Politeknik Negeri Semarang (Polines) pada Selasa pagi (6/9) Kepala Bagian Pemasaran (Mubarokfood Cipta Delicia), Muhammad Kirom, untuk mengisi kuliah umum Jurusan Administrasi Bisnis dengan judul “Potensi Identitas Daerah Sebagai Produk Berdaya Saing”. Baca selengkapnya...

PENGUSAHA ALJAZAIR KUNJUNGI MUBAROKFOOD
Saturday, 26 October 2013 00:00

Kunjungan Pengusaha AljazairTahun 2013 kembali Mubarokfood, produsen jenang dan dodol dari Kudus yang mulai merambah pasar ekspor, terpilih dan lolos seleksi mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) yang merupakan pameran Business – to – Business tahunan yang diorganisir melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan RI. Pameran yang diselenggarakan pada 16 – 20 Oktober 2013 di Jakarta International Expo tersebut dihadiri oleh calon buyer dari 95 negara, antara lain Nigeria, Afrika Selatan, UAE, Malaysia, India, Amerika, Australia, Jerman, Bangladesh, dll.

 


Buah tangan keikutsertaan TEI adalah adanya tindak lanjut dari para pengusaha / buyer yang hadir dalam expo tersebut. Salah satunya adalah pengusaha kurma dari Aljazair, Said El Alouani bersama dengan rekannya Djelmami Mohammed yang pada hari Kamis, 24 Oktober 2013 berkunjung ke Mubarokfood. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk melihat secara langsung proses produksi yang dilakukan. Mulai dari sterilisasi dan higienitas tempat produksi, lingkungan kerja, standar mutu yang dilakukan, serta kapasitas produksi dari perusahaan jenang tersebut. Pengusaha Aljazair tersebut sangat tertarik dengan produk – produk Mubarokfood, utamanya kurma lapis coklat (Al Madina) dan jenang. Dia berharap dapat melakukan supply untuk bahan baku kurma yang digunakan, selain itu diharapkan Mubarokfood dapat bekerjasama dalam hal pengolahan kurma menjadi olahan makanan serupa dengan jenang untuk kembali dijual di Aljazair. Menurut Djelmami Mohammed, dari sisi rasa, kurma lapis coklat produksi Mubarokfood sudah layak dipasarkan di Aljazair. Dalam kunjungannya, pengusaha dari Aljazair menyampaikan bahwa lokasi produksi Mubarokfood sudah sangat bersih, bahkan telah menerapkan program 5S (good house keeping).


Muhammad Mufidz, Komisaris  Mubarokfood berharap kerjasama dengan pengusaha Aljazair tersebut dapat segera terjalin, “Kami juga berharap pasar Aljazair bisa mengikuti seperti pasar Hongkong yang saat ini sudah berjalan rutin dengan track record penjualan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Apalagi jika dinilai dari sisi rasa dan kualitas, sudah sangat representatif untuk dipasarkan disana. Namun mereka juga berharap dapat segera bekerjasama dalam hal supply bahan baku kurma dan kami juga diminta untuk dapat mengolah kurma menjadi makanan olahan seperti jenang untuk dipasarkan di Aljazair. Hal ini akan segera ditindak lanjuti oleh R&D kami. Mudah – mudahan trial dapat segera dilakukan dan sudah ada hasilnya pada akhir tahun ini. Kami sangat terbuka dengan upaya kerjasama dalam bentuk apapun asalkan muaranya menguntungkan bagi kedua belah pihak” imbuhnya.