• An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow

Jenang Kudus Mubarok adalah satu produsen jenang dan dodol yang paling ternama dan paling diminati di Jawa Tengah. Perusahaan dari Kudus ini akan turut meramaikan Pameran Produk Unggulan Kabupaten Kudus 2016 di Hartono Mall. Baca selengkapnya...

Perjalanan Perusahaan

Langkah / tahapan ke arah modernisasi telah mulai dilakukan sejak generasi kedua. Generasi kedua, pada saat kepemimpinan H. Achmad Shochib, jenang kudus yang semula dikemas dengan anyaman daun pandan dan ditempeli kertas bertuliskan Sinar Tiga Tiga di bagian luar dan juga bagian dalam dari tebok (tampah kecil berdiameter ± 20cm), pada perkembangan selajutnya yaitu pada tahun 1960 jenang Sinar Tiga Tiga dikemas dalam plastik dan bagian luarnya kertas putih dengan design gambar Sinar dan Angka 33 berwarna coklat tua yang diambil dari nomor rumah tinggal yang beralamatkan di Jl. Sunan Muria No. 33 Kudus. Jenang ini dikemas dengan berat 250gr atau seperempat kilo. Oleh sebab itu jenang ini kemudian dikenal dengan istilah “Jenang Prapatan”.

Dengan terkenalnya jenang dengan merek Sinar Tiga Tiga kemudian di pasaran muncul beraneka jenang lain yang mempunyai design kemasan yang menyerupai Sinar Tiga Tiga yang asli. Hal inilah yang mendasari Bapak H. A Shochib untuk melakukan inovasi dan melakukan modifikasi komposisi bahan baku dan sistem pengemasannya.

Di tahun 1975 dikeluarkanlah jenang hasil inovasi dan modifikasi tersebut dengan merek “Sinar Tiga Tiga Aroma Coklat” dan “Sinar Tiga Tiga Aroma Melon”. Jenang ini dikemas dalam kardus yang berwrna warni dengan diisi beberapa butir jenang yang diiris kecil – kecil seberat ± 20 gram. Generasi kedua ini pulalah yang melakukan diversifikasi merek, yaitu pada tahun 1978 sampai dengan tahun 1980 diluncurkannya produk dengan merek baru, Viva dengan aroma Durian, Mabrur dengan aroma Nangka dan Mubarok dengan aroma Mocca. Kesemua merek produk tersebut telah didaftarkan secara resmi baik pada Departemen Kesehatan maupun Direktorat Jendral Hak Cipta Paten dan Merek Departemen Kehakiman Jakarta (sekarang berubah nama menjadi Dirjen HKI).

Setelah generasi kedua menyerahkan kepemimpinan kepada generasi ketiga, H. Muhammad Hilmy, semakin mengembangkan produk Mubarok dengan inovasi – inovasi dalam rasa dan kemasan dan mulai pada generasi ketiga ini mulai dikembangkan cara mengolah jenang dengan menggunakan mesin / alat, hal ini dilakukan pengujian dan percobaan – percobaan untuk alat / mesin pengolahan jenang. Pembenahan dan peningkatan sarana produksi yang sejalan dengan modernisasi dilakukan pada tahun 1996 berupa mekanisasi pembuatan tepung beras ketan, pembuatan santan kelapa serta cara pengadukan (mixing) adonan jenang. Untuk uji mutu baik bahan baku maupun produk, pada tahun 2000 telah dibangun sebuah Laboratorium Kimia dan Fisika. Laboratorium ini berfungsi pula sebagai sarana pendukung program penelitian dan pengembangan produk (R & D). Langkah pembangunan Laboratorium ini merupakan langkah “maju” untuk ukuran perusahaan skala menengah kecil (UKM).

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan, kepuasan konsumen merupakan hal penting dan juga menjadi menjadi perhatian dari generasi ketiga. Sebagaimana misi perusahaan di bidang pemasaran, yakni senantiasa berupaya terus menerus untuk mengembangkan jaringan pemasaran dengan mengedepankan pelayanan prima dan kepuasan pelanggan. Dalam hal pemasaran produk Mubarokfood juga selalu melakukan kegiatan promosi. Promosi merupakan hal yang sangat penting, karena dengan ini perusahaan dapat memberikan informasi yang baik dan bermanfaat kepada konsumen yang pada akhirnya apabila konsumen membeli produk tersebut menjadi puas dan dapat menjadi pembeli potensial.